Jumat, 27 Mei 2016

CATATAN SEORANG PENULIS SASTRA

ISLAM ITU SATU YANG MENEGAKKAN RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM ADALAH ORANG-ORANG MUSLIM YANG KAFFAH KARENA ITU WASPADAI

BUNG KRNO DAN DN AIDIT TOKOH MOMUNIS INDONESIA. KARENA ITU UMAT MUSLIM HARUS MEWASPADAI PDIP DAN SEKUTUNYA. MEREKA ADALAH GOLONGAN KOMUNIS BERWAJAH SEKULER DAN LIBERAL.

Almarhum Presiden Soekarno menghendaki Republik Indonesia ini menjadi miliknya dan keturunannya. Sebab itulah almarhum Presiden Soekarno menghendaki Presiden Seumur Hidup. Keinginan ini dibentuklah Nasakom yang terdiri dari NU, PNI dan Partai Komunis Indonesia (PKI). Masyumi (Majlis Syuro Muslimin Indonesia) dibubarkan Soekarno lewat persetujuan Nahdlatul Ulama, PNI dan PKI. Soekarno merupakan kepala negara yang anti Islam. Selama menjadi presiden, umat muslim Indonesia di bawah tekanan penindasan NU, PNI dan PKI sehingga banyak umat muslim dibunuh mati. Sangat pahit sekali memiliki kepala negara yang berideologi komunis. Umat Islam mau dihabiskan dan Indonesia mau dijadikan negara komunis, dengan dukungan RRC (Mao Tse Tung) dan Moskwa (Leninisme). Pada masa Soekarno penduduk Indonesia separonya berpaham komunis, apalagi dengan kemenangan pemilu 1955, PKI dan PNI tidak ada bedanya lagi. Kalau sekarang dijamannya presiden dan wakil presiden 2014 ada partai bernama PDIP yang dipimpin anaknya alm. Presiden Soekarno. Partai ini tempatnya berkumpul anak-anak PKI, cucu-cucunya PKI dan salah satu kadernya menjadi presiden dan wapres 2014-?kader-kader PDIP menanamkan revolusi mental Mao Tse Tung untuk menjadikan dasar negara Indonesia sebagai ganti Pancasila. Seharusnya PDIP itu harus dibubarkan sebab membahayakan NKRI, Pancasila dan UUD 45. Demokrasi terpimpinnya Soekarno membawa komunis bertambah kuat kukunya menancap di bumi Indonesia ini. Selain itu penderitaan rakyat sudah kelewat batas. Rakyat memakai pakaian dari bahan karung dan kain blacu. Bila mau memakainya harus dicuci dengan tepung kanji supaya pakaian itu licin harus disetrika supaya tidak kusut. Para pendusta, para koruptor dan para pejabat yang suka berjina banyak di jaman itu. Tidak ada kebaikan lagi. Poltik komunisnya Alm. Presiden Soekarno dan DN Aidit melakukan teror kepada umat Islam. terutama orang-orang yang anti komunis yang dituduh sebagai DI/TII mereka bunuh dan mereka serang. Umat

PARTAI BULAN BINTANG TERUS MENERUS DISERANG UNTUK DIBUMIHANGUSKAN OLEH PENGANUT AJARAN SOEKARNO, PENGANUT SEKULER, PENGANUT LIBERAL, PENGANUT NASAKOM, PENGANUT GERAKAN WANITA KOMUNIS DAN PEMUDA KOMUNIS DIBANTU OLEH ISLAM NUSANTARA

Bersatulah kaum ahlussunnah wal jama'ah, kaum salafi, kaum cahaya sunnah, kaum persis, kaum muslim yang berjidad hitam karena lama sujudnya, kaum muslim yang berpakaian di atas mata kaki, kaum muslim yang berpakaian agamis, muslim tionghoa, dan lainnya yang merasa belum menyatukan diri dengan kaum muslim lainnya. Sesungguhnya Partai Bulan Bintang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW, di dalam Negara Pancasila. Partai Bulan Bintang hanya menerima Negara Pancasila, Bendera Merah Putih, dan UUD 45. Partai Bulan Bintang menolak paham komunis, paham sekuler, paham liberal, paham pluralisme agama, paham Islam Nusantara, paham syiah, dan ajaran Soekarno dan ahmadiyah. PNI, Nahdlatul Ulama, Partai Komunis Indonesia, yang disebut nasakom telah bersama-sama membubarkan masyumi pimpinan Mohammad Natsir. Jangan heran Partai Bulan Bintang hanya menerima Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara. Seharusnya NKRI harus mengandalkan Pacasila sebagai ketatanegaraannya, bukan demokrasi. Sebab demokrasi itu sangat bertentangan dengan Pancasila. Akibatnya komunis, Islam Nusantara, pluralisme agama, ahmadiyah, mengisis kehidupan masyarakat sehingga timbullah aliran-aliran sesat yang menghilangkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Bersama presiden dan wakil presiden 2014-? pendidikan di sekolah dan di universitas mengarahkan murid-murid dan mahasiswa-mahasiswanya menjadi anti agama, anti Tuhan, atau atheisme. Apalagi guru-guru dan rektor atau dosen-dosen dengan ilmu pengetahuannya menjadi peganut kebebasan tanpa agama dan tanpa Tuhan. Suatu kebebasan itu harga tertinggi dari Pancasila. Wajah Indonesia telah kotor, keruh dan muram, karena mereka tidak butuh lagipada agama, pada keimanan dan ke-Islaman. Rukun Iman dan rukun Islam tidak ada lagi di sekolah dan di universitas. Dewa mereka adalah ilmu pengetahuan dan teknologi. Bukan berpedoman kepada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW, padahal mereka menyebut dirinya Islam. Al-Qur'an menjelaskan surah Al-Mu'min ayat 21, yang terjemahannya sebagai berikut : Dan apabila mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya dari pada mereka dan lebih banyak bekas-bekas mereka di muka bumi. Maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah. Pendidikan dan nasib rakyat, terutama umat muslim di waktu kelakuan presiden dan wapresnya 2014, NKRI rusak akibat hawa nafsu para pejabat, sehingga terlihat apa yang terjadi sekarang merupakan kegagalan ekonomi, hukum, agama, sosial kemasyarakatan. Begitu juga presiden dan wapresnya 2014 sama dengan alm. Presiden Soekarno yang gagal menjadi presiden RI. Di bawah peerintahan Soekaro negara rusak berat, para koruptor bersenang-senang di atas penderitaan rakyat miskin. Negara dan penduduknya hampir menjadi komunis semuanya. Masyumi menentang habis-habisan pemerintahan alm. presiden Soekaro yang komunis. Nahdlatul Ulama mengikuti politik nasakom, sehingga masyumi pun menjadi lawan politik NU, menjadi lawan politik PKI dan PNI. Padahal di masa itu paling banyak anggota masyumi itu adalah orang-orang muhammadiyah. Tidak heran sampai sekarang saling berlawanan. Tidak heran juga ketetapan puasa dan Idul Fitri tidak sah, hanya ketetapan NU yang syah karena menganggap dirinya pemerintahan NKRI. Tidak ada keinginan NU untuk menyatukan umat Islam, sehingga muhammadiyah dianggap anak tiri di negara Indonesia ini. Almarhum Presiden Jenderal Soeharto mengatakan tentang muhammadiyah antara lain : Asas Pacasila yang telah ditetapkan pada Muhammadiyah hendaklah disebarluaskan pemahaman dan pelaksanaanhya dalam keluarga besar Muhammadiyah, terutama angkatan mudanya. Hal lain yang perlu mendapat perhatian muhammadiyah ialah upaya-upaya nyata untuk meningkatkan perekonomian rakyat, terutama golongan ekonomi lemah. Pada awal berdirinya, selain di dukung para ulama, muhammadiyah juga dimotori oleh wiraswastawan tangguh. Maka perlulah dewasa ini dalam masa pembangunan sekarang dalam keluarga besar muhammadiyah timbul usahawan-usahawan taqwa dan Pancasilais (Dokumen Deppen RI) Suatu kenyataan presiden dan wakil presiden 2014-? kelihatan sekali jejak-jejaknya mengikuti alm. Soekarno yang komunis itu. Rakyat dibiarkan menderita tetapi berbicara untuk rakyat selalu didengungkan. Rakyat Indonesia menangis merasakan bahan pokok sehari-hari harganya membeumbung tinggi seperti harga bawang Rp 2000,- dapat 4 buah bawang merah sedang cabe dibeli Rp 5000,- hanya 8 cabe merah yang didapat. Matilah kita semua rakyat Indonesia kalau begini keadaannya.